Selamat Datang Di Blog Saya

Smoga berkenan dan menjadi ajang silaturahim untuk kita smua amin.

Jumat, 13 Januari 2012

Pudarnya Kreatifitas


Pudarnya Kreatifitas
Intelektual Muda
Oleh
Peri Saputra, M.Pd.

Kreatif ialah unggul dalam pekerjaan, mampu menemukan berbagai macam hal dalam kehidupan serta melahirkan berbagai macam karya keindahan. Kita seringkali frustasi jika berhadapan dengan kata kreatif, seolah-olah kita sangat bermusuhan dengannya. Ketika berhadapan dengan kreatifitas segala macam ide menjadi buntu tak mampu diungkapkan sehingga yang muncul hanyalah rasa tidak percaya diri.
Sangat menyedihkan memang, ketika manusia dilahirkan di muka bumi ini dibekali dengan keterampilan kreatif yang bermacam-macam tiada banding. Ketika masih bayi tentu masih ingat kita ingin melihat dan menikmati cahaya, warna, dan ingin langsung kita manipulasi kebentuk dan pola yang sesuai dengan keinginan kita. Dan pada usia itu juga kita seharian terus bermain dan bereksperimen dengan hujan, lumpur, terik matahari, pasir, pemain bola yang handal, tidak takut petir menyambar walaupun sedang hujan. Pada usia ini kita semua adalah ahli yang sempurna menguasai beberpaa bidang kajian.
Secara tidak sadar kreatifitas kita memudar bahkan menghilang kedasar atau berada dibawah titik nadir, ini dimulai dari usia masuk Sekolah Dasar. Pada saat masuk sekolah ini sedikit-demi sedikit kreatifitas mulai dipasung. Biasanya di sini kita diajarkan untuk duduk teratur berderet dan berkelompok tentu saja dengan jumlah yang tidak sedikit sekitar tiga puluh sampai empat puluh orang. Kemudian di dalam kelas tersebut kita semua mulai diharuskan untuk tunduk dan patuh terhadap peraturan-peraturan yang mengekang dan membatasi setiap jengkal keterampilan berfikir anak. Ditambah lagi dengan sistem pembelajaran yang menggunakan pola-pola lama seperti menghafal, dan mempelajari ilmu kosong. Kita tidak diajarkan mengekplorasi, bereksperimen, aktif bertanya, aktif menanggapi pertanyaan. Akhirnya lama kelamaan keterampilan kreatifitas anak menjadi tumpul bahkan mati. Dapat dibayangkan jika kreatifitas sudah mati artinya keterampilan kreatif tersebut tidak dapat tumbuh lagi.   

Tidak ada komentar: